Roti Barbari (Persia: نان بربری, romanized: nân-e barbaricode: fa is deprecated ) adalah jenis roti pipih beragi khas Iran. Roti Barbari adalah sa…
| Roti Barbari | |
|---|---|
| Tempat asal | Iran via Hazaras |
| Daerah | Razavi Khorasan |
| Bahan utama | Tepung terigu |
Roti Barbari (Persia: نان بربری, romanized: nân-e barbari) adalah jenis roti pipih beragi khas Iran. Roti Barbari adalah salah satu jenis roti pipih yang paling tebal dan biasanya diberi taburan biji wijen atau jintan hitam. Ciri khas roti ini adalah lapisan atasnya yang mirip dengan pretzel atau lapisan roti lye karena reaksi Maillard yang terjadi selama pemanggangan. Sebelum dipanggang, roti Barbari dioles dengan campuran soda kue, tepung, dan air. Roti ini juga dikenal luas sebagai roti pipih Persia di Amerika Serikat dan Kanada.[1][2]
Penamaan Roti Barbari dapat ditelusuri kembali ke era Qajar. Rupanya, nama roti ini berasal dari komunitas orang-orang yang disebut Barbar yang menetap di sekitar Teheran pada abad ke-19.[3][4]
Selama dinasti Qajar, banyak orang Hazara berimigrasi ke provinsi Khorasan. Orang Hazara di provinsi Khorasan dikenal dengan nama Barbar sampai masa Pahlavi. Meskipun istilah "Barbari" untuk suku ini digantikan oleh "Khavari" oleh dekrit kerajaan Mohammad Reza Pahlavi,[5][6][7] roti itu sendiri tetap mempertahankan namanya dan sekarang umumnya dikenal sebagai "nān-e barbari" di Iran.
Meskipun roti ini masih disebut nān-e barbari di Iran, orang Hazara menyebutnya nān-e tanūri ("roti tandoor [tandir]").[8][9]

Panjang roti biasanya berukuran 70-80cm, dan lebarnya 25-30cm.[10] Ini adalah ukuran yang paling umum dipanggang di Iran. Roti Barbari disajikan di banyak restoran dengan keju Lighvan, keju susu domba yang mirip dengan keju feta.[11]
Nān-e barbari is bread of medium hardness, about 3/4 inch thick and leavened like the sangak. It has its name from a community of Berbers which one of the Qajār šāhs settled south of Teheran during the last century
Barbars were an ethnic group indigenous to northeastern Iran that borders Afghanistan. Barbari implies of or related to barbars. Dehkhoda dictionary of Persian language has mentioned a type of bread that was baked by a barbars group called barbari. The barbars brought this bread to Tehran during the Qajar period.
The Barbars hated being referred by such a name and Reza Shah granted them the name Khavari (Easterners)
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.