Mengalihkan ke:
Tanpa atma atau bukan atma (Pali: anatta; Sanskerta: अनात्मन्, anātman), juga dikenal sebagai tanpa inti, tanpa roh, bukan roh, tanpa arwah, tanpa diri...
Click to read more »sifat sejati dari realitas, yang tidak lain adalah dukkha, anicca, dan anatta. Istilah Tibet untuk samatha adalah shyiné (Wylie: zhi-Gnas). Menurut Jamgon...
Click to read more »ke kehidupan lainnya. Ajaran tentang tanpa-atma (tanpa-diri) ini disebut anatta (Pali) atau anatman (Sanskerta) dalam kitab-kitab Buddhis. Dalam filsafat...
Click to read more »"ketidaknyamanan"), dan anatta (tanpa atma). Ketiga ciri tersebut berlaku pada semua fenomena yang terkondisi (saṅkhāra). Ciri ketiga, yaitu anatta, juga menjadi...
Click to read more »trilaksana (tiga karakteristik keberadaan), dua yang lainnya adalah tanpa-atma (anatta) dan ketidakkekalan (anicca). Dukkha digunakan dalam konteks Empat Kebenaran...
Click to read more »keberadaan)—dua yang lainnya adalah penderitaan (dukkha) dan tanpa-atma (anatta). Anicca berbeda dengan Nirwana, yaitu realitas yang bersifat nicca, atau...
Click to read more »hakikat realitas, khususnya tentang ketidakkekalan (anicca) dan tanpa atma (anatta). Avijjā sinonim dengan faktor-mental moha (delusi, kekeliruan, kebodohan...
Click to read more »lainnya. Ajaran tentang tanpa-atma (tanpa-diri atau tanpa-roh) ini disebut anatta (Pali) atau anātman (Sanskerta) dalam kitab-kitab Buddhis. Punarbawa atau...
Click to read more »Yang Maha Esa adalah sesuatu yang tidak terpersonifikasi atau tanpa-Aku (anatta). Dengan adanya Yang Mutlak atau Yang Tidak Terkondisi (asaṅkhata), maka...
Click to read more »ke kehidupan lainnya. Ajaran tentang tanpa-atma (tanpa-diri) ini disebut anatta (Pali) atau anātman (Sanskerta) dalam kitab-kitab Buddhis. Sengsara Mark...
Click to read more »trilaksana: ketidakkekalan (anicca), penderitaan (dukkha), dan tanpa-atma (anatta). Dalam Buddhisme Theravāda, kebijaksanaan adalah bagian dari Jalan Mulia...
Click to read more »'Sang Penguasa; Iswara'); kedua, tidak ada roh atau jiwa kekal (Pali: anattā, terj. har. 'tanpa atma') yang pergi ke neraka, melainkan lahir kembali...
Click to read more »berkaitan erat dengan dua ciri keberadaan lainnya: anattā (ketiadaan-diri) dan anicca (ketidakkekalan). Anattā menolak adanya diri yang permanen dan tak berubah...
Click to read more »'no-soul doctrine' (anatta-vada) he expounded in his second sermon." [a] Anatta, Encyclopædia Britannica (2013), Quote: "Anatta in Buddhism, the doctrine...
Click to read more »tidak stabil, dan tidak kekal. Ajaran tentang bukan-diri atau tanpa-atma (anatta), yang menyatakan bahwa semua gugusan pembentuk seseorang, yaitu lima gugusan...
Click to read more »sehingga memperoleh wawasan atau pandangan-terang tentang anicca, dukkha, dan anattā serta mencapai sotapana. Mahāsī Sayādaw adalah seorang penanya dan penyunting...
Click to read more »enam jenis keinginan spesifik indra) diuji dan ditemukan kosong dari diri (anattā). Saḷāyatana termasuk dalam dua belas mata rantai (nidāna), sebuah daftar...
Click to read more »mencabut belenggu "ketika ia mengetahui dan melihat ... sebagai tanpa atma" (anatta) landasan indra, kesadaran-indra, kontak indra, dan perasaan. Tripitaka...
Click to read more »Yang Maha Esa adalah sesuatu yang tidak terpersonifikasi atau tanpa-Aku (anatta). Dengan adanya Yang Mutlak atau Yang Tidak Terkondisi (asaṅkhata) maka...
Click to read more »Buddhisme tidak pernah menyatakan bahwa roh atau jiwa pergi ke neraka (konsep anatta, "tanpa roh"), melainkan lahir kembali sebagai penghuni neraka. Sebagai...
Click to read more »Hindu, moksa adalah 'identitas atau kesatuan dengan Brahman'. Realisasi anatta (anatman) sangat penting bagi nirwana Buddhis. Realisasi atman (atta) sangat...
Click to read more »belajar tentang Buddha oracle#7 The Way of Victory (The soul (atman and anatta)) Hindu and Buddhist Gods Gandhi and Lord Buddha Enlightenment in Buddhism...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »dugaan kontradiksi terhadap ajaran tradisional Buddhisme Theravāda tentang anatta (bukan-Diri). Beberapa ahli Theravāda, seperti Bhante Payutto, para ahli...
Click to read more »ini, Nibbāna adalah sesuatu yang tidak terpersonifikasi atau tanpa-Aku (anatta). Dengan adanya Yang Mutlak atau Yang Tidak Terkondisi (asaṅkhata), maka...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »anicca, dukkha, dan anattā, sifat sejati citta tidak tunduk pada hukum-hukum ini. Citta terkondisi oleh anicca, dukkha, dan anattā hanya karena hal-hal...
Click to read more »mensistematisasikan nāmarūpa sebagaimana ditunjukkan pada Tabel. Sesuai dengan ajaran anatta (tanpa atma; tanpa roh; tanpa 'diri'), "ketiadaan suatu atma (yang hakiki...
Click to read more »diskusi-diskusi ekstensif mengenai Ontologi (metafisika, Brahman-Atman, Sunyata-Anatta), sarana pengetahuan yang dapat diandalkan (epistemologi, Pramana), sistem...
Click to read more »kemunculan atau ketiadaan akan keadaan yang sesungguhnya terjadi. Lihat pula: Anatta Dalam Ajaran Mahayana, mazhab Madhyama ("Jalan Tengah") mengumpamakan sebuah...
Click to read more »zaman kuno, khususnya dalam menyelaraskan ajaran punarbawa dengan ajaran anatta (Pali; Sanskerta: anatman; bukan-diri) yang anti-esensialis. Berbagai aliran...
Click to read more »ketidakkekalan (anicca), ketidakpuasan (dukkha), dan sifat tanpa inti (anattā) dari lima kelompok kehidupan (khandha), dan ia pun mencapai tingkat kesucian...
Click to read more »karakteristik ketidakkekalan (anicca), ketidakpuasan (dukkha), dan tanpa-diri (anatta). Landasan kebajikan yang dibuat melalui rasa hormat (apaciti-sahagata)...
Click to read more »umum yaitu ketidakkekalan (anicca), penderitaan (dukkha), dan tanpa-inti (anattā). Williams 2007, hlm. 43 menulis: "Jadi, dalam Abhidharmakośa Bhāṣya non-Mahāyāna...
Click to read more »vipassanā: Merenungkan objek dengan menegakkan tiga corak umum (anicca, dukkha, anattā), melalui perenungan batin: "Orang ini sungguh tidak kekal; saya pun sama...
Click to read more »agama. Buddhism umumnya mengajarkan non-existence dari permanent self (anattā), , berlawanan dengan Christianity yang percaya keabadian soul bahwa kematian...
Click to read more »the Law of Kamma (INWARD PATH, 1999) An Introduction to the Doctrine of Anatta (No-Soul) Meditation Instructions The Benefits Of Walking Meditation (Buddhist...
Click to read more »penderitaan, tidak memuaskan, tidak sempurna, atau tidak stabil sabbe dhammā anattā – semua dhamma (fenomena terkondisi dan tidak terkondisi; atau "fenomena"...
Click to read more »bahwa Nibbāna berarti "padamnya api" atau "memadamkan api kekotoran batin". Anatta Cathexis Lima gugusan Nekkhamma Ketidakmelekatan (filsafat) Kemunculan Bersebab...
Click to read more »demikian, Buddhisme menolak eksistensi roh atau arwah dengan ajaran tentang anatta (Pali; Sanskerta: anātman) yang dianutnya. Ajaran tersebut menekankan bahwa...
Click to read more »anātman: Sutra ini mengkritik interpretasi ekstrem tentang "tanpa-diri" (anatta) sebagai kesalahpahaman. Sutra ini memengaruhi perkembangan: Konsep-konsep...
Click to read more »sesuatu yang berkondisi dan yang tidak berkondisi (dhamma) adalah tanpa atma (anatta/anātman). [lihat trilaksana] Kami menerima tiga puluh tujuh kualitas yang...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »ini dengan menelaah kitab-kitab ikhtisar tulisan Ledi Sayadaw, khususnya Anatta Dīpanī dan Bhāvanā Dīpanī. U Pho Thet pergi menemui Ledi Sayadaw di Monywa...
Click to read more »Institute. Diakses tanggal 23 Desember 2011. Biografi Ledi Sayadaw yang lebih panjang The Advantages of Realizing the Doctrine of Anattā di Access to Insight...
Click to read more »(merujuk pada Nirwana), juga pengalaman terkait “kekosongan” dan “tanpa diri” (anatta). Dia melakukan retret meditasi selama 3 bulan hampir setiap tahun. Dia...
Click to read more »“hanya untuk tujuan deskriptif”. Suatu dhamma juga dikatakan bukan diri (anatta) dan karenanya kosong (suñña). Lagi pula, dhamma saling berhubungan dan...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »tanda keberadaan, yaitu anicca (ketidakkekalan), dukkha (penderitaan), dan anattā (tanpa-atma). Penekanan ini terlihat dari nilai lebih yang diberikan kepada...
Click to read more »tanpa perlu mengasumsikan keberadaan suatu roh, jiwa, atau diri yang kekal (anattā). Kitab Visuddhimagga, sebuah kitab ikhtisar abad ke-5 M, dalam pembahasannya...
Click to read more »karakteristik esensial dari semua pengalaman: anicca (ketidakkekalan), anattā (tanpa-inti/tanpa-diri), dan dukkha (ketidakpuasan). Menurut Roger Bischof...
Click to read more »tathāgatānaṁ ṭhitāva sā dhātu dhammaṭṭhitatā dhammaniyāmatā. Sabbe dhammā anattā. Taṁ tathāgato abhisambujjhati abhisameti. Abhisambujjhitvā abhisametvā...
Click to read more »mengidentifikasi empat jenis keraguan: keraguan mengenai hakikat tanpa jati diri (anattā) adalah rintangan terhadap ketenangan (samatha); keraguan mengenai Empat...
Click to read more »diciptakan dan yang mutlak". Ketuhanan Yang Maha Esa adalah sesuatu tanpa aku (anatta), yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »ke dalam ketidakkekalan (anicca), penderitaan (dukkha), dan tanpa-diri (anattā). Menurut tradisi Theravāda, seorang arahat sadar bahwa jhāna pada hakikatnya...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »mental. Pandangan Buddhis tentang pribadi terangkum dalam ajaran tanpa-diri (anattā), yang menyatakan bahwa tidak ada inti yang tidak berubah pada seseorang...
Click to read more »samsara/sankhara (alam kelahiran kembali): anicca (impermance), dukkha (pain) dan anatta (no-self)." When taking dukkha literal as suffering, taṇhā is often interpreted...
Click to read more »dengan episode tersebut. Koefisien Kejahatan nihil (persepsi di luar diri) Anatta Analisis Koefisien Kejahatan Reduksionisme Sistem Sibyl Holisme "Psycho-Pass"...
Click to read more »(aniccā, anattā, dan dukkha). Aniccā menegaskan bahwa segala sesuatu tunduk pada perubahan—tidak ada yang kekal, semua akan berubah pada waktunya. Anattā menyatakan...
Click to read more »Keduanya tak memiliki kehendak, hampa mutlak dari sosok ego atau "diri" (anattā), dan eksis murni sebagai manifestasi kepadatan benda atau unsur tanah (Pali:...
Click to read more »lanjutan Anattalakkhana Sutta mengenai ketiadaan-diri atau ketiadaan-jiwa (Anatta), Kaundinya mencapai tingkat arahat sepenuhnya. Kaundinya kemudian menjadi...
Click to read more »saṅkhāra dan Nibbāna. Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha. Seluruh dhamma bersifat anatta. Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha. l b s...
Click to read more »mengembangkan ketenang-seimbangan dan pandangan-terang terkait bukan-diri (anatta) (misalnya, lihat MN 28). Thanissaro (2000). Walshe (1995), hlm. 417-25...
Click to read more »agama Buddha tentang ketidakkekalan (anicca) dan penolakan atas 'diri' (anatta). Di negara-negara Katolik di Eropa (kemudian dilanjutkan dengan Gereja...
Click to read more »pengikut aliran Gelug dalam Buddhisme Tibet, menganut interpretasi ini. Anatta Samsara Nirwana In Rawson (1991: p.11), the first skandha is defined as:...
Click to read more »Nasihat Besar kepada Rāhula Buddha meminta Rāhula mengembangkan meditasi anatta. Sāriputta menasihati meditasi pernapasan, tetapi Buddha menyarankan berbagai...
Click to read more »pengurangan rasa identifikasi dengan tubuh dan dengan demikian, untuk melihat anattā (tanpa-diri) dan melepaskan rasa kepemilikan terhadap tubuh. Buddhaghosa...
Click to read more »kecenderungan-kecenderungan metafisik, berbeda dengan penekanan asli pada anattā dalam agama Buddha awal. Menurut Jonardon Ganeri, meskipun Buddhaghosa mungkin...
Click to read more »yang membedakan filsafat Buddhisme adalah pentingnya doktrin "tiada aku" (anatta). Doktrin ini memandang manusia sebagai gabungan dari lima aspek psikologis...
Click to read more »Postmodernisme Reduksionisme Skeptisisme Solipsisme Konsep Ambiguitas Amoralisme Anattā Anomi Après moi, le déluge Bias kognitif Hipotesis kontinuitas Tuhan telah...
Click to read more »