Situs WAP (singkatan dari Wireless Application Protocol site, Indonesia Situs Protokol Aplikasi Nirkabel) adalah situs web seluler yang dirancang dan diformat s…
Situs WAP (singkatan dari Wireless Application Protocol site, Indonesia Situs Protokol Aplikasi Nirkabel) adalah situs web seluler yang dirancang dan diformat secara khusus agar dapat ditampilkan secara optimal pada perangkat seluler model lama dan menggunakan protokol WAP.
Pada era awal penggunaan, teknologi yang digunakan adalah teknologi WAP 1.x, situs WAP menggunakan bahasa WML (Wireless Markup Language). Tampilannya sangat sederhana dengan teks dan grafis beresolusi rendah yang dirancang khusus untuk layar monokrom menggunakan format gambar bitmap (.wbmp). Koneksi yang digunakan adalah jalur lambat seperti CSD atau GPRS awal.[1]
Kemudian pada awal tahun 2000-an, hadir teknologi WAP 2.0 yang mengadopsi standar XHTML Mobile Profile (XHTML-MP) dan WCSS (WAP CSS). Tampilannya jauh lebih menarik karena sudah mendukung jutaan warna, gambar berformat JPEG, GIF animasi, serta layout menyerupai situs web versi desktop mini. Akses WAP 2.0 ini didukung oleh jaringan yang lebih cepat, mulai dari GPRS, EDGE, hingga 3G.
Contoh situs WAP berwarna yang populer pada awal tahun 2000-an:
Situs seperti GetJar, Waptrick, dan Zamob yang dihiasi ikon-ikon berwarna cerah, screenshot game, serta berbagai pilihan wallpaper.
Layanan portal dari penyedia jaringan seperti |XL Life dan Telkomsel Memo yang menyajikan menu bernavigasi warna.
Portal berita versi seluler seperti Detikcom versi WAP yang mulai menyertakan logo berwarna serta foto pendukung berita.
Platform seperti Facebook Mobile versi awal dan Mig33 yang dilengkapi ikon-ikon grafis berwarna.

Berikut adalah tahapan yang terjadi saat pengguna mengakses halaman web menggunakan perangkat yang mendukung teknologi WAP:
Pengguna menyalakan ponsel nirkabel dan membuka mini browser khusus WAP.
Perangkat memancarkan sinyal radio untuk memindai dan terhubung ke layanan operator seluler (provider).
Koneksi antara perangkat dan jaringan operator berhasil terjalin.
Pengguna memilih atau memasukkan alamat situs web yang ingin dikunjungi.
Perangkat meneruskan permintaan tersebut ke server gateway menggunakan protokol WAP.
Server gateway bertugas mengonversi (translate) permintaan WAP tersebut menjadi format permintaan HTTP standar.
Server gateway kemudian mengodekan kembali respons data HTTP ke dalam format WML (Wireless Markup Language).
Data berformat WML tersebut dikirimkan kembali oleh gateway menuju perangkat pengguna.
Pengguna dapat melihat versi ringkas (nirkabel) dari situs web yang mereka minta pada layar ponsel.
Proses komunikasi antara gateway dan perangkat pengguna (client) ditangani oleh beberapa tingkatan tugas dalam WAP protocol stack, yaitu:
WAE (Wireless Application Environment)
Menyediakan perangkat dan lingkungan bagi pengembang untuk membuat konten web nirkabel, termasuk dukungan bahasa pemrograman WMLScript.
WSP (Wireless Session Protocol)
Bertanggung jawab memeriksa format data, mengelola konversi, serta mengatur enkoding data yang ditransmisikan.
WTP (Wireless Transaction Protocol)
Memastikan data berhasil sampai ke tujuan. Jika terjadi kegagalan transmisi, lapisan ini akan memicu pengiriman ulang data secara otomatis.
WTLS (Wireless Transport Layer Security)
Lapisan keamanan yang mengenkripsi data sensitif selama proses pengiriman. Fungsinya mirip dengan TLS (Transport Layer Security) pada protokol TCP/IP.
WDP (Wireless Datagram Protocol)
Lapisan transpor yang mengatur metode transmisi data, baik menggunakan mekanisme UDP (connectionless) maupun IP seluler (connection-oriented).
Network Carriers
Infrastruktur atau teknologi jaringan nirkabel apa pun yang digunakan untuk mendistribusikan data yang disediakan oleh lapisan WDP.
Memasuki tahun 2013, penggunaan teknologi WAP mulai meredup dan perlahan ditinggalkan. Peramban ponsel modern saat ini sudah mampu menjalankan standar web utama seperti HTML, CSS, dan JavaScript secara penuh, sehingga format khusus seperti WAP markup tidak lagi dibutuhkan.
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.