Share to: share facebook share twitter share wa share telegram print page

Sungai Kebuyutan

Sungai Kebuyutan
Lokasi
NegaraIndonesia
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiGunung Kumbang
Muara sungaiLaut Jawa
Panjang51 km
Daerah Aliran Sungai
Luas DAS184 km2 (71 sq mi)

Sungai Kebuyutan[1] atau Sungai Kabuyutan atau Sungai Ciblandongan adalah salah satu sungai yang ada di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Sungai Kebuyutan memiliki panjang sungai sekira 51 Km mengalir dari dari selatan ke utara. Hulu sungai ini secara geologi berada di Gunung Kumbang di Pegunungan Lio yang berada di perbatasan Kecamatan Banjarharjo dengan Kecamatan Ketanggungan dan Kecamatan Salem lalu bermuara ke Laut Jawa di utara wialayah Pantura tepatnya di Kecamatan Tanjung.

Daerah aliran sungai

Sungai Kebuyutan termasuk sungai utama di DAS Kebuyutan seluas 184 km2. Sungai Kebuyutan terbentuk dari pertemuan Sungai Ciblandongan yang berasal dari Gunung Kumbang dengan Sungai Cigora dari arah lembah di antara Gunung Gora dan Gunung Lemahlaki. Sungai Kebuyutan dari hulu melewati Kecamatan Banjarharjo, Kecamatan Ketanggungan, Kecamatan Kersana dan Kecamatan Tanjung. Wilayah hulu Sungai Kebuyutan merupakan dataran tinggi dengan kontur curam sedangkan di bagian tengah berupa perbukitan bergelombang serta dataran rendah zona pantai yang terletak pada elevasi kurang dari 1,0 m dpl di bagian hilir sungai. Sungai Jali memiliki beberapa anak sungai yang cukup besar, diantaranya:

  1. Sungai Cigora
  2. Sungai Cicaruy
  3. Sungai Cicacaban
  4. Sungai Cimandala
  5. Sungai Ciomas
  6. Sungai Cikuya
  7. Sungai Cibuluh

Waduk Malahayu

Waduk Malahayu adalah sebuah waduk yang terletak di aliran Sungai Kebuyutan, tepatnya di Kecamatan Kecamatan Banjarharjo. Waduk Malahayu memiliki daerah aliran sungai seluas 63 Km² beserta anak sungainya seperti Sungai Cimandala, Sungai Pabogohan, dan Sungai Ciomas. Pada saat diresmikan, waduk ini mempunyai kapasitas tampungan mencapai 69 juta m³ mengairi lahan pertanian seluas 18.456 hektar. Namun, pengukuran pada tahun 1974, kapasitas Waduk Malahayu tinggal 47 juta m³ akibat terjadinya sedimentasi.[2] Selain untuk mengairi lahan pertanian di Kecamatan Banjarharjo, Kecamatan Kersana, Kecamatan Ketanggungan, Kecamatan Loasari, Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Bulakamba, waduk ini juga difungsikan sebagai pengendali banjir dan dimanfaatkan sebagai objek wisata.

Pemanfaatan

Aliran arus Sungai Kebuyutan yang cukup deras serta tersedianya air saat musim kemarau, menjadikan sungai ini sangat penting terutama para petani dan pengrajin batubata. Sungai ini dikenal sebagai sungai pengrajin batubata oleh masyarakat sekitar, khususnya Desa Cikandang, karena memang sebagian dari warga Desa Cikandang menjadi pengrajin batubata. Sungai kebuyutan mempunyai nilai bagi masyarakat karena sanggup menghidupi warga yang ada disekitarnya akan tetapi kurangnya perhatian masyarakat akan kebersihan sungai kabuyutan ini. Seperti halnya membuang sampah rumah tangga baik organik maupun non organik seenaknya kesungai, yang berakibat pada bencana banjir, dan berkumpulan sarang penyakit. Mungkin ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat sekitar dan sosialisasi dari pemerintah. Pemerintah setempat telah memperluas tepian disepanjang aliran sungai karena dapat memperlancar aliran air sungai. Upaya ini untuk menanggulangi banjir di daerah aliran sungai tersebut saat musim penghujan.

Referensi

  1. ^ Pengejaan mengikuti pedoman penamaan nama geografi.
  2. ^ Sinaro, Radhi (2007). Menyimak Bendungan di Indonesia (1910-2006) (dalam bahasa Indonesia). Tangerang Selatan: Bentara Adhi Cipta. ISBN 978-979-3945-23-1. 

Baca informasi lainnya yang berhubungan dengan : Sungai Kebuyutan

Sungai Sungai Barito Sungai Comal Sungai Donau Sungai Juwana Moskva (sungai) Sungai Seruyan Sungai Yordan Sungai Mutiara Sungai Opak Sungai Pemali Sungai Benanain Sungai Indus Daftar sungai Sungai Allier Sungai Keruh Sungai Pua, Sungai Pua, Agam Sungai Warta Sungai Penuh, Sungai Penuh Sungai Irrawaddy Daftar sungai di Indonesia Sungai Aesesa Sungai Walanae Sungai Mentaya Sungai Niger Sungai Konoweha Sungai Kayan Sungai Torgay Sungai Saddang Sungai Oder, Polandia Sungai Aveyron Sungai Ning, Sungai Bungkal, Sungai Penuh Sungai Saraswati Weda Sungai Zarqa Sungai Paguyaman Sungai Jali Sungai Marta…

pura Sungai Dondang Sungai Musi Sungai Negara Sungai Imjin Sungai Kebuyutan Sungai Kelang Sungai Oyo Sungai Yalu Sungai Tumen Daftar sungai di Sumatra Sungai Undir Sungai Kampar Sungai Monnow Sungai Lusi Sungai Torassi Sungai Efrat Sungai Cikeas Sungai Aude Sungai Ubangi Seruyan (anak sungai) Sungai Mamberamo Sungai Salween Vistula (sungai) Daftar sungai di Korea Selatan dan Korea Utara Sungai Belawan Sungai Cacaban Sungai Panjang Sungai Rur Sungai Ardèche Sungai Aube Sungai Landak Sungai Maro Sungai Sandung, Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara Sungai Rasau, Sungai Pinyuh, Mempawah Sungai Kuini, Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara Sungai Pinang, Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara Sungai Bogowonto Ural (sungai) Sungai Aare Sungai Mississippi Sungai Selodang, Sungai Mandau, Siak Sungai Main Sungai Inn Sungai Moselle Sungai Rangkui Sungai Ibar Sungai Apit, Sungai Apit, Siak Sungai Chindwin Sungai Kali, Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan Sungai Haji, Sungai Tabukan, Hulu Sungai Utara Sungai Tabukan, Sungai Tabukan, Hulu Sungai Utara Desna (sungai) Sungai Aimau Sungai Wu Sungai Kunene Sungai Duri, Sungai Raya, Bengkayang Sungai Kedang Pahu Sungai Loire Sungai Kuin Sungai Karang Mumus Sungai Kura

Kembali kehalaman sebelumnya