Share to: share facebook share twitter share wa share telegram print page

Perang Aceh II

Petugas KNIL berjaga di Kraton pada tahun 1874
Pada Ekspedisi Aceh Kedua KNIL menerjunkan senjata modern kaliber 12 cm.

Belanda mengirimkan ekspedisi kedua di Aceh pada akhir tahun 1873 selama Perang Aceh menyusul kegagalan Ekspedisi Aceh Pertama dari Tentara Kerajaan Hindia Belanda ke Aceh.

Saat itu ekspedisi ​​ini merupakan salah satu ekspedisi Belanda terbesar yang pernah dilancarkan di kepulauan Indonesia, ekspedisi tersebut terdiri dari 8.500 tentara, 4.500 abdi dan kuli, dan kemudian ditambah cadangan 1.500 tentara. Baik orang Belanda maupun Aceh menderita penyakit (kebanyakan kolera) selama masa ini. 1.400 tentara kolonial tewas antara bulan November 1873 dan April 1874. Setelah rakyat Aceh meninggalkan ibu kota mereka, Banda Aceh, Belanda pindah ke ibu kota pada bulan Januari 1874 karena mengira orang Aceh telah menyerah dan mereka telah memenangkan perang. Mereka mengumumkan bahwa Kesultanan Aceh dibubarkan dan Aceh dianeksasi.

Oleh karena itu, pihak asing tidak mau ikut campur, namun perlawanan dari masyarakat Aceh tetap ada. Sultan Mahmud Syah dan para pengikutnya menyingkir ke perbukitan dan hutan wilayah Aceh, dimana Sultan Mahmud akhirnya meninggal karena kolera. Rakyat Aceh mencanangkan cucu muda Tuanku Ibrahim yang bernama Tuanku Muhammad Da'ud sebagai Alauddin Muhammad Da'ud Syah II (memerintah 1875-1903) dan melanjutkan perjuangannya di wilayah perbukitan dan hutan sebagai gerilyawan.

Referensi

  • Ricklefs, M. C. (1981). A History of Modern Indonesia since c.1300, Second Edition. MacMillan. ISBN 0-8047-2194-7. 

Baca informasi lainnya yang berhubungan dengan : Perang Aceh II

Perang Perang Punik Perang Peloponnesos Perang saudara Perang Suriah Perang Saudara Amerika Perang Belasting Perang Lazika Perang Diponegoro Perang Falkland Perang Dunia I Perang Palsu Perang Mawar Perang Punik II Teori perang yang benar Perang Saudara Armagnac–Bourgogne Perang dunia Perang Kurukshetra Perang Austria-Prusia Perang Batak Perang Irak Perang Vietnam Perang Pasifik Perang untuk mengakhiri perang Perang Candu Kedua Perang Dunia II Perang Suksesi Brittany Perang Balkan Perang Kuasi Perang Tiongkok-Prancis Perang Krimea Perang Bulgaria-Hungaria Perang Banjar Perang dan konflik Indi…

a—Pakistan Perang Saudara Libya Perang Rusia-Jepang Perang Saudara Tiongkok Perang Kelanjutan Perang Penerus Bayern Perang Yom Kippur Perang Indochina Pertama Perang Laplandia Perang Kroasia Kejahatan perang Menteri Perang Prusia Pampasan perang Peperangan Candu Perang Dunia III Perang di Afganistan Perang Saudara Spanyol Perang India—Pakistan 1947 Perang Tiongkok-Vietnam Peperangan Liberal Perang Kongo I Perang Torstenson Perang Inggris-Burma Pertama Perang Penerus Spanyol Perang Iran-Irak Perang Suksesi Austria Perang Kemerdekaan Spanyol Perang Seratus Tahun Perang Revolusi Prancis Perang Troya Perang Punik III Perang Kosovo Perang Yugoslavia Perang Britania Raya-Nepal Perang Balkan I Perang Britania-Zulu Perang Korea Perang tahun 1812 Perang Seminole Perang Rusia-Adighe Perang Saudara Kastilia Perang Silesia I Perang Yunani-Italia Perang Prancis-Spanyol (1683-1684) Perang Boer Perang Morea Perang Prancis-Prusia Perang bunga Perang Ōnin Perang Austria-Polandia Perang Prancis-Belanda Perang Sisilia Perang Turki Panjang Perang Barito Perang Makedonia Pertama Perang Prancis-Thailand Perang Penerus Mantova Perang Dagestan Perang Prancis-Turki Perang Swabia Perang Polandia-Soviet

Kembali kehalaman sebelumnya