Warga dari setiap negara akan memberikan suaranya melalui telepon dan SMS, terhitung sebesar 50%. Setiap 10 kontestan terbaik pilihan negara tersebut diberikan poin 1-8, 10, dan 12 poin, tergantung dari banyaknya suara yang diberikan. Hasilnya akan diumumkan dengan: yang mendapatkan 1-5 poin masih bisa dilihat lewat layar, sedangkan untuk 6-8 poin, 10, dan 12 poin, dibacakan oleh juru bicara setiap negara. Juri dari setiap negara juga mempunyai hak suara sebesar 50%. Syarat yang paling utama adalah tidak boleh memberikan suara kepada negaranya sendiri.
Kontes Lagu Eurovision Junior 2010 adalah Kontes Lagu Eurovision Junior yang diselenggarakan untuk kedelapan kalinya. Kontes ini akan diselenggarakan tepatnya di Minsk, Belarusia, pada tanggal 20 November 2010.[5] Setelah perjuangan yang cukup panjang dan menantang, pada akhirnya perwakilan Armenia, Vladimir Arzumanyan, keluar sebagai juara setelah mendapatkan 120 poin. Dari hasil kemenangan ini, belum tentu Armenia menjadi tuan rumah kontes berikutnya, mengingat mekanismenya agak berbeda dari kontes orang dewasa.[6] Sementara itu, Rusia dan Serbia masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. Selisih poin di antara juara pertama, kedua, dan ketiga tahun ini cukup sengit.
Lokasi
Uni Penyiaran Eropa (EBU) mengundang semua negara untuk membidik menjadi tuan rumah kontes ini. Penyiar Belarusia Radio Televisi Nasional Belarusia (BRTC) mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah, setelah menang proses pembidikan. Mereka pun memenangi proses pembidikan, mengalahkan Rusia dan Malta.[7]Masih direnovasi mulai tahun 2009, arena yang berkapasitas lebih dari 15,000 orang ini ditunjuk oleh penyiar untuk menjadi lokasi pertandingan. Belarusia menjadi juara kontes ini sebanyak dua kali, berdasarkan keterangan dari Executive Supervisor Svante Stockselius, kontes ini adalah salah satu siaran televisi paling populer di Belarusia.[5]
Desain visual
Logo tema dari kontes ini sudah ditetapkan pada tanggal 8 April 2010, mencakup lingkaran berwarna-warni, "yang berarti orang dari berbagai macam lapisan masyarakat, kulturnya, dan negaranya", yang membuat formasi sayap, yang berarti "kebebasan, kemauan untuk terbang (maju), dan melayang-layang di atas."[8]
Juga, pada tanggal 8 November 2010, telah dipertontonkan kepada seluruh masyarakat, maskot dari Kontes Lagu Eurovision Junior 2010. Maskotnya adalah seekor beruang dan sebuah wisent.[9]
Panggung utama didesain oleh arsitek asal Swedia, Ulf Mårtensson. Desain tersebut diserahkan pada tanggal 15 Juli 2010, mengikutsertakan lima konstruksi yang berkaitan dengan bentuk sayap. Uniknya, para pembawa acara akan tampil di salah satu segmen dalam penyelenggaraan kontes, di salah satu bagian panggung.[10]
Pada tanggal 28 Juli 2010, diumumkan oleh European Broadcasting Union siapa para kontestan dari kontes tahun 2010. 14 negara turut ambil bagian dalam pelaksanaan kontes ini nantinya, dengan Moldova memulai debutnya di kontes ini. Latvia dan Lithuania, memutuskan untuk kembali berpartisipasi. Akan tetapi, Siprus dan Rumania memutuskan untuk tidak mengikuti kontes. Beberapa saat kemudian, Swedia memutuskan untuk kembali mengikuti kontes setelah hak siar kontes ini (di negara mereka) diambil oleh Sveriges Television (SVT) (juga menyiarkan kontes orang dewasa), setelah penyiar sebelumnya, TV4 memutuskan untuk mengundurkan diri.[12] Koordinator kontes dari pihak EBU, Svante Stockselius, mengatakan, bahwa kembalinya Swedia ke kontes ini adalah suatu hal besar, setelah negosiasi antara mereka ini berlangsung dan juga, akan memberi inspirasi bagi negara Skandinavia lainnya untuk kembali mengikuti kontes.[13]
Kontes ini juga mendatangkan bintang tamu. Bintang tamunya bukan sembarang bintang tamu, melainkan juara Kontes Lagu Eurovision Junior dari awal penyelenggaraan sampai kontes tahun lalu. Masing-masing dari mereka adalah Dino Jelusić, María Isabel, Ksenia Sitnik, Tolmachevy Bersaudara, Alexey Zhigalkovich, Bzikebi, dan Ralf Mackenbach. Mereka akan menyanyikan secara medley, lagu-lagu yang mereka bawakan selama penyelenggaraan kontes (yang akhirnya mereka menang itu). Pada akhirnya, juara-juara tersebut akan memberikan trofi juara kepada juara kontes tahun ini. Juga, film dokumenter yang dibuat BTRC, berjudul "Kids of Eurovision" (Anak-anak Eurovision), akan diputar dalam penyelenggaraan kontes ini. Film ini bercerita tentang perjuangan para pemenang, mulai dari proses seleksi hingga kehidupan mereka setelah memenangi kontes.[14]
Babak Final
Setiap negara akan mengambil suara, 50% oleh juri dan 50%-nya lagi oleh para penonton, melalui televoting. Hasilnya akan dibacakan oleh juru bicara, yang juga merupakan anak-anak di bawah 15 tahun. Sistem penentuannya agak mudah, karena setiap negara akan memberikan poin untuk 10 lagu terbaik pilihan mereka, yaitu 12, 10, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, dan 1.
Peraturan mengatakan bahwa kontestan harus menyanyikan lagunya dalam bahasa nasional negara mereka masing-masing, toh ada juga yang menyanyikan sebagian bait lagunya dalam bahasa lain, seperti dilihat dalam tabel di atas.
Ini adalah pertama kalinya terjadi sejak tahun 2000, dimana perwakilan Malta menyanyikan lagunya dalam bahasa Malta (biasanya dalam Bahasa Inggris). Sejak dinyanyikannya lagu "Desire" oleh Claudette Pace, perwakilan malta, menyanyikan lagu ini saat penyelenggaraan Kontes Lagu Eurovision 2000.[16]
Papan skor
Catatan: Secara vertikal menunjukkan negara berdasarkan urutan tampilnya, secara horizontal menunjukkan negara berdasarkan peringkatnya dalam penyelenggaraan kontes.
12 poin
Tabel berikut ini menjelaskan negara-negara yang mendapatkan 12 poin.
Catatan: Semua negara mendapatkan 12 poin dari awal kontes sehingga tidak ada yang namanya poin nihil/null points selama kontes berlangsung. Berbeda dari kontes orang dewasa, di kontes tersebut semua negara memulai semua poin dari nol, makanya ada saja peserta yang mendapatkan poin nihil/null points.