Share to: share facebook share twitter share wa share telegram print page

Disko

Bola disko yang sering digantung di atas lantai diskotek.

Disko adalah salah satu aliran musik untuk dansa yang berkembang pada tahun 1970-an di klub-klub dansa Amerika Serikat. Disjoki di klub dansa memutar serangkaian lagu dari piringan hitam tanpa terputus agar orang dapat terus menari tanpa berhenti. Istilah disko juga dipakai untuk acara, ruang atau gedung tempat orang berdansa/menari diiringi rekaman musik sebagai bentuk hiburan. Disko berasal dari kata discothèque, bahasa Prancis untuk klub dansa,[2] bahasa Indonesia: diskotek). Di diskotek, diputar musik yang dipakai sebagai musik pengiring dansa.[3] Istilah disko awalnya secara spesifik dipakai untuk musik dansa Afrika-Amerika. Namun pada 1970-an, istilah disko dipakai untuk menyebut semua musik dansa yang sedang populer.[2]

Di diskotek, para DJ secara khusus memainkan piringan hitam berirama soul dan funk yang cocok dipakai untuk berdansa. Setelah sering diputar di lantai disko, lagu-lagu tersebut mulai sering diputar di radio-radio dan laris terjual.[3] Lagu-lagu disko yang menjadi hit sepanjang tahun 1970-an di antaranya "Fly, Robin, Fly" (1975) dan "Get Up and Boogie" (1979) dari Silver Convention, "Get Dancin" (1975) dari Disco-Tex and the Sex-O-Lettes, "The Groove Line" dan "Boogie Nights" (1977) dari Heatwave, "I Love the Nightlife" dari Alicia Bridges, "Brick House" (1977) dari The Commodores, "I Will Survive" (1978) dari Gloria Gaynor, "Ring My Bell" (1979) dari Anita Ward, "Y.M.C.A" (1978) dari Village People, dan "We Are Family" dari Sister Sledge.[4]

Sejarah

Awal kelahiran

Musik disko lahir pada awal tahun 1970-an ketika dansa-dansi sudah menjadi usang dan musik rock yang dimainkan pemusik kulit putih sedang berjaya.[2] Di klub malam dan gedung pertunjukan di utara Inggris, seperti di Blackpool Mecca dan Wigan Casino, pengunjung kulit hitam berdansa beramai-ramai diiringi koleksi piringan hitam R&B dari tahun 1950-an dan 1960-an yang nantinya dikenal sebagai musik northern soul.[2]

Sementara itu, di Inggris selatan, benua Eropa, dan komunitas-komunitas gay terjadi kecenderungan untuk kembali ke musik pop untuk berdansa yang dipengaruhi oleh musik orang kulit hitam.[2] Di Amerika Serikat, generasi muda orang kulit putih sedang menggemari musik orang kulit hitam yang dirilis bukan oleh label mayor yang berkedudukan di New York dan Los Angeles, melainkan oleh label-label independen seperti TK Records dari Miami, Philadelphia International Records dan All Platinum Records dari New Jersey.[2]

Sebelum berkembang sebagai sebuah kategori artistik yang akhirnya mencakup gerakan-gerakan tari berikut gaya busana dan model rambut, istilah disko dipakai untuk sebuah konteks musik baru yang dirintis para disc jockey di klub-klub dansa underground di New York City yang ramai dikunjungi terutama oleh kalangan minoritas (Afrika-Amerika dan Latino) serta gay.[5] Fenomena disko berakar dari perpaduan artistik kaum gay dan klub-klub underground, terutama klub-klub gay Afrika-Amerika di New York City pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an.[5] Dengan memakai dua pemutar piringan hitam, para DJ memutar lagu-lagu yang sebagian besar berirama soul, funk, dan Latin dari piringan hitam.[5] Para DJ waktu itu mulai menciptakan aliran musik tak terputus di pesta-pesta dansa yang diadakan di kelab malam, loteng, dan bar mengikuti gaya DJ Francis Grasso yang bekerja di diskotek gay Sanctuary, New York City.[5]

Piringan hitam musik dansa yang menjadi hit pada tahun 1972 adalah lagu berirama funk "Get on the Good Foot" dari James Brown dan "I'll Be Around" dari grup vokal The Spinners yang beraliran R&B. Artikel pertama mengenai disko ditulis oleh Vince Aletti pada September 1973 untuk majalah Rolling Stone.[6][7] Acara disko pertama di radio disiarkan oleh WPIX-FM di New York City pada tahun 1974.[8]

Pada tahun 1973, lagu-lagu berirama funk menjadi populer, misalnya: "Why Can't We Live Together" dari Timmy Thomas, "Superstition" dan "Higher Ground" dari Stevie Wonder, dan "Keep on Truckin'" dari Eddie Kendricks.[2] Meskipun demikian, industri rekaman lambat menyadari adanya tren musik baru hingga kata "rock" mulai disisipkan pada judul-judul lagu yang diciptakan untuk dipakai berdisko. George McCrae membuat hit pada tahun 1974 dengan "Rock Your Baby" dan Hues Corporation menempatkan lagu "Rock the Boat" di urutan nomor satu Billboard Hot 100.[2] Keduanya menandai kelahiran musik piringan hitam untuk berdansa yang mudah diterima semua kalangan berkat ritme yang tidak terlampau cepat dan melodi yang mudah ditiru pendengar.[2]

Puncak kepopuleran

Dari label TK Records yang berpusat di Miami, KC and the Sunshine Band pimpinan Harry Wayne Casey menandai puncak keemasan disko dengan serangkaian lagu-lagu hit, "That's the Way (I Like It)", "Get Down Tonight" (1975), dan (Shake, Shake, Shake) Shake Your Booty" dan "I'm Your Boogie Man" (1976).[2] Pada tahun 1976, peringkat majalah Billboard diramaikan lagu-lagu hit yang judulnya memakai kata "disco", misalnya: "Disco Lady" dari Johnnie Taylor, "Disco Inferno" dari The Trammps, dan "Disco Duck" dari Rick Dees & His Cast of Idiots.[9]

Ciri khas lagu disko yang lebih mementingkan tempo daripada suara nyanyian membuat produser rekaman seperti Giorgio Moroder, Frank Farian, Pete Bellotte, dan Mauro Malavasi ikut serta sebagai pencipta lagu-lagu hit untuk berdisko.[2] Tren produser menciptakan lagu disko berlangsung bersamaan dengan kembali populernya penyanyi veteran R&B/soul seperti Diana Ross dengan "Love Hangover" (1976), Marvin Gaye dengan "Got to Give It Up" (1977), Johnnie Taylor dengan "Disco Lady", Tyrone Davis dengan "Turning Point" (1976), Donna Summer dengan "I Feel Love" (1977) dan "Last Dance" (1978).[4]

Kesuksesan piringan hitam disko juga memerlukan dukungan dari para DJ di diskotek yang bertanggung jawab atas seleksi lagu. Kepopuleran lagu disko juga ditentukan oleh pengunjung di lantai-lantai disko. Lagu pilihan DJ kemungkinan tidak akan diputar kembali bila terbukti gagal mengajak pengunjung untuk melantai.[2] Produser dan perusahaan rekaman juga mengambil inisiatif seleksi lagu dengan merilis piringan hitam berisi lagu-lagu untuk diputar di diskotek.[3] Ciri khas album disko adalah jumlah lagu dalam satu album yang hanya sedikit. Meskipun demikian, sebuah lagu memiliki masa putar yang panjang agar pendengar dapat berdisko untuk waktu yang lebih lama. Ketika dirilis sebagai singel, lagu disko dirilis dalam bentuk singel 12 inci (piringan hitam 30 cm). Lagu-lagu diputar DJ di diskotek secara sambung-menyambung sesuai dengan kecocokan tempo antara satu lagu dan lagu berikutnya seperti petunjuk tempo yang tertera pada sampul.[3]

Klub dansa khusus anggota bernama The Loft yang dibuka David Mancuso di kediaman pribadinya di New York City pada tahun 1970 dianggap sebagai perintis klub-klub disko.[10][11] Setelah itu, klub-klub disko mulai bermunculan, dan tidak hanya di New York.[12] Klub disko paling terkenal di Manhattan sepanjang akhir 1970-an dan awal 1980-an adalah Studio 54.[13]

Disko di kalangan gay diwakili oleh Village People yang berhasil menciptakan dua lagu hit pada tahun 1979, "In the Navy" dan "Go West". Sebelumnya, penyanyi gay Sylvester mencetak lagu hit "You Make Me Feel (Mighty Real)" pada tahun 1978.

Kesuksesan Saturday Night Fever

Kembalinya kepopuleran Bee Gees pada tahun 1976 ditandai oleh lagu "You Should Be Dancing" yang sampai di urutan nomor satu di Billboard Hot 100 sebelum menduduki tangga lagu Hot Dance Club Play selama 7 minggu berturut-turut, dan mencapai peringkat 5 UK Singles Chart pada bulan Juli tahun sama.[14] Lagu "You Should Be Dancing" kemudian dipakai dalam film laris Saturday Night Fever yang melambungkan John Travolta sebagai raja disko pada tahun 1978. Dari album soundtrack film Saturday Night Fever Bee Gees berhasil mencetak lagu hit "Night Fever". Kelarisan film dan album Saturday Night Fever menjadikan disko sebagai hobi baru generasi muda Amerika. Pada tahun 1979, pendapatan dari industri musik disko di Amerika Serikat sebesar AS$4 miliar per tahun. Di Amerika Serikat waktu itu diperkirakan ada sekitar 15.000 diskotek.[12] Di kota-kota besar, diskotek dipadati oleh penggemar disko yang berpakaian meniru pemeran film Saturday Night Fever. Pengunjung pria mengenakan setelan tiga potong dari bahan poliester seperti yang dikenakan John Travolta ketika memerankan Tony Manero, lengkap dengan sepatu berhak tinggi dan liontin emas.[4]

Kemunduran

Setelah bertahun-tahun disko berada di puncak kepopuleran, sentimen antidisko mulai berkembang terutama di Amerika Serikat. Kritik terhadap musik disko diwujudkan dalam bentuk slogan "disco sucks" yang disponsori stasiun-stasiun radio yang sebagian besar pendengarnya orang kulit putih di perkotaan.[15][16] Puncak gerakan antidisko adalah acara Disco Demolition Night yang diadakan di Stadion Comiskey Park, 12 Juli 1979. Penyelenggara acara adalah DJ radio bernama Steve Dahl dibantu direktur promosi Chicago White Sox bernama Mike Veeck. Ketidaksenangan Veeck pada disko didukung Dahl yang sering mengatakan "Disco sucks!" sepanjang siaran.[17] Penonton yang membawa piringan hitam lagu-lagu disko hanya dikenakan harga tiket 98 sen untuk menyaksikan pertandingan bisbol doubleheader antara Chicago White Sox dan Detroit Tigers. Sebagai sebuah promosi pertandingan bisbol, acara tersebut di luar dugaan didatangi penonton melampaui kapasitas stadion (angka resmi jumlah penonton sebanyak 47.795 orang).[17] Puncak acara berupa penyalaan api anggun di tengah lapangan yang membakar kira-kira 10.000 keping piringan hitam lagu-lagu disko. Namun pembakaran tersebut diartikan penonton sebagai aba-aba untuk memulai kekacauan.[18] Penonton berlarian ke lapangan, merobohkan kandang latihan memukul dan menjarahi pemukul bisbol hingga pertandingan kedua dihentikan.

Disko kehilangan momentumnya ketika tahun 1970-an berubah menjadi 1980-an. Meskipun demikian, disko tidak mati, melainkan bermutasi menjadi berbagai macam genre musik dance, mulai dari dance-pop dan hip-hop hingga house music dan techno.[3]

Referensi

  1. ^ (2007) The 1970s, ISBN 978-0-313-33919-6, p.203–204: "During the late 1960s various male counterculture groups, most notably gay, but also heterosexual black and Latino, created an alternative to rock'n'roll, which was dominated by white — and presumably heterosexual — men. This alternative was disco"
  2. ^ a b c d e f g h i j k l Hardy, Phil (1988). Encyclopedia of Rock. Schirmer Books. hlm. 141. 
  3. ^ a b c d e "Disco". allmusic. Diakses tanggal 2010-10-25. 
  4. ^ a b c Mansour, David (2005). "Disco Hits". From Abba to Zoom: A Pop Culture Encyclopedia of the Late 20th Century. Andrews McMeel Publishing. ISBN 0-7407-5118-2. 
  5. ^ a b c d Koskoff, Ellen (2005). Music Cultures in the United States: An Introduction. Routledge. ISBN 0-4159-6588-8. 
  6. ^ ARTS IN AMERICA; Here's to Disco, It Never Could Say Goodbye, The New York Times, December 10, 2002
  7. ^ Rangkuman dari artikel pertama mengenai disko
  8. ^ "discomusic.com Timeline first disco radio show". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-03-10. Diakses tanggal 2010-10-25. 
  9. ^ "One Hit Wonder: Alicia Bridges". Atlanta Magazine (Juni 2003): 109–111. 
  10. ^ "Disco: A Decade of Saturday Nights". empsfm.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-08-27. Diakses tanggal 2010-10-24. 
  11. ^ "Disco Roots: Disco Timeline". Disco Music.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-03-10. Diakses tanggal 2010-10-24. 
  12. ^ a b "ARTS IN AMERICA; Here's to Disco, It Never Could Say Goodbye". The New York Times. December 10, 2002. Diakses tanggal 2010-10-25. 
  13. ^ "Studio 54: History". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-02-19. Diakses tanggal 2010-10-25. 
  14. ^ Roberts, David. Guinness Book of British Hit Singles & Albums. Guinness World Records Ltd 17th edition (2004), p. 52 ISBN 0-85112-199-3
  15. ^ (2001) "Encyclopedia of Contemporary American Culture", ISBN 0-415-16161-4, 9780415161619, p.217: "In fact, by 1977, before punk spread, there was a "disco sucks" movement sponsored by radio stations that attracted suburban white youth, who insisted that disco was escapist, synthetic and overproduced."
  16. ^ [1] Robert Christgau for the Village Voice Pop & Jop Poll 1978 January 22, 1979
  17. ^ a b Neyer, Rob (2006). Rob Neyer's Big Book of Baseball Blunders: A Complete Guide to the Worst Decisions and Stupidest Moments in Baseball History. Simon and Schuster. hlm. 175. ISBN 0-7432-8491-7, Periksa nilai: invalid character |isbn= (bantuan). 
  18. ^ Porterfield, Jason (2009). Baseball in the American League Central Division. The Rosen Publishing Group. ISBN 1-4358-5042-4. 

Pranala luar

Read other articles:

1994 single by Andrea BocelliIl mare calmo della seraSingle by Andrea Bocellifrom the album Il mare calmo della sera, Romanza, The Best of Andrea Bocelli: Vivere Released1994Recorded1994Genre Operatic pop pop Length4:39LabelSugarSongwriter(s)Zucchero, Gian Pietro Felisatti, Gloria NutiAndrea Bocelli singles chronology Il mare calmo della sera(1994) Con te partirò/Vivere(1995) Il mare calmo della sera is a song written by Zucchero Fornaciari, Gian Pietro Felisatti and Gloria Nuti, for Andrea…

ربط القدم صورة لامرأة صينية تتباهي بقدميها - سبعينات القرن التاسع عشر صينية تقليدية: 纏足 صينية مبسطة: 缠足 نسخ مندرين - هنيو بينيين: chánzú - وئيتؤما بينيين: ch'an2-tsu2 - أبجدية صوتية دولية: ‎[ʈʂʰǎn.tsǔ]‏ ربط القدم (بالصينية التقليدية: 纏足، بالصينية المبسطة: 缠足) هي ع…

Office skyscraper in Manhattan, New York Not to be confused with World-Wide Plaza at World-Wide House in Hong Kong. One Worldwide PlazaThe Worldwide Plaza complex in 2007. One Worldwide Plaza is in the left background, while Two Worldwide Plaza is in the center. The short roofs of Three Worldwide Plaza are visible at right (with 1585 Broadway in the background).General informationTypeCommercial officesArchitectural stylePostmodernismLocation825 8th AvenueManhattan, New York CityCoordinates40°45…

Village in County Armagh, Northern Ireland Human settlement in Northern IrelandMullaghbawnIrish: an Mullach BánMullaghbawn Folk MuseumLocation within Northern IrelandPopulation596 (2011)Irish grid referenceH995191DistrictNewry & MourneCountyCounty ArmaghCountryNorthern IrelandSovereign stateUnited KingdomPost townNEWRYPostcode districtBT35Dialling code028, +44 28UK ParliamentNewry & ArmaghNI AssemblyNewry & Armagh List of places UK Northern Ir…

YarravilleStasiun komuter PTVLokasiBirmingham Street, YarravilleMelbourne, VictoriaAustraliaPemilikVicTrackPengelolaMetro TrainsJalur  Werribee  Williamstown Jumlah peron2 sisiJumlah jalur2Penghubung antarmodaBusKonstruksiJenis strukturTanahParkir25Informasi lainZona tarifMyki Zona 1Situs webPublic Transport VictoriaElektrifikasiYaOperasi layanan Stasiun sebelumnya   Metro Trains   Stasiun berikutnya Seddonmenuju Flinders Street Jalur WerribeeSpotswoodmenuju Werribe…

يو-301 الجنسية  ألمانيا النازية الشركة الصانعة فليندر فيرك  المالك  كريغسمارينه المشغل كريغسمارينه[1]  المشغلون الحاليون وسيط property غير متوفر. المشغلون السابقون وسيط property غير متوفر. التكلفة وسيط property غير متوفر. منظومة التعاريف الاَلية للسفينة وسيط property غير متوفر…

Memorial in London to victims of Communism 51°29′44.35″N 0°10′20.62″W / 51.4956528°N 0.1723944°W / 51.4956528; -0.1723944 Twelve Responses to TragedyThe memorial in January 2016ArtistAngela ConnerYear1986TypeSculptureMediumBronzeLocationLondon, United Kingdom Twelve Responses to Tragedy, or the Yalta Memorial, is a memorial located in the Yalta Memorial Garden on Cromwell Road in South Kensington in west London. The memorial commemorates people displaced as a …

Municipio de Hudson Municipio Municipio de HudsonUbicación en el condado de Charlevoix en Míchigan Ubicación de Míchigan en EE. UU.Coordenadas 45°09′34″N 84°47′44″O / 45.159444444444, -84.795555555556Entidad Municipio • País  Estados Unidos • Estado  Míchigan • Condado CharlevoixSuperficie   • Total 91.87 km² • Tierra 88.86 km² • Agua (3.28 %) 3.02 km²Altitud   • Media 383 m s. n. m.…

Former US Air Force base 10 miles SE of Orlando, FL, later became Orlando International Airport For the civil use of this facility and airport information, see Orlando International Airport. For the World War II fighter and bomber training base in Orlando, see Orlando Army Air Base. For the Cold War Tactical Air Command (TAC) missile training base in Orlando, see Orlando Air Force Base. McCoy Air Force Base Part of Strategic Air CommandOrlando, Florida Boeing B-52D-40-BW Stratofortress, AF Seria…

Cara kerja mesin flat/Boxer Mesin flat pertama dipatenkan oleh ahli teknik Jerman Karl Benz. Mesin mendatar (juga dikenal dengan mesin flat/mesin boxer) adalah sebuah konfigurasi mesin pembakaran dalam yang pistonnya bergerak secara horizontal. Crankshaftnya ada satu dan silindernya diletakkan di sisi kiri dan kanan, membentuk sudut 180 derajat. Konsep mesin ini sendiri ditemukan oleh ahli teknik Jerman Karl Benz tahun 1896, 8 tahun setelah ia menemukan mobil pertamanya yang sukses. Macam-macam …

In this Japanese name, the surname is Kataoka. Tachi Ichō no Maru Kataoka Ichizō is a kabuki stage name which originated in the Osaka theatre, but whose actors are now based in Tokyo. The name has been passed down from the early 19th-century to the present day through six generations. The jōmon (定紋) family crest used to represent the line is the ichō no maru (銀杏丸) inverted ginkgo leaf design.[1] Kataoka Ichizō I Biography Kataoka Ichizō I (片岡市蔵) was born Fujikawa …

Paul Valéry Ambroise Paul Toussaint Jules Valéry (bahasa Prancis: [pɔl valeʁi]; 30 Oktober 1871 – 20 Juli 1945) adalah seorang penyair Simbolis, esayis dan filsuf asal Prancis. Disamping puisinya dan karya fiksinya (drama dan dialog), ia meminati aforisme pada seni rupa, sejarah, sastra, musik dan berita terkini. Valéry dinominasikan untuk Penghargaan Nobel Kesusastraan dalam 12 tahun berbeda.[1] Referensi ^ https://www.nobelprize.org/nomination/archive/show_peo…

You can help expand this article with text translated from the corresponding article in French. (April 2023) Click [show] for important translation instructions. View a machine-translated version of the French article. Machine translation, like DeepL or Google Translate, is a useful starting point for translations, but translators must revise errors as necessary and confirm that the translation is accurate, rather than simply copy-pasting machine-translated text into the English Wikipedia. …

International heathen organization based in the United StatesLogo of The Troth. The Troth, formerly the Ring of Troth, is an American-based international heathen organization.[1][2] It is prominent in the inclusionary, as opposed to folkish, sector of heathenry. The organization was founded on December 20 (Mothers' Night), 1987 by former Ásatrú Free Assembly members Edred Thorsson and James Chisholm.[3] Chisholm remains associated with the organization as an Elder Emeri…

Romelu Lukaku Lukaku con il Chelsea nel 2021 Nazionalità  Belgio Altezza 191 cm Peso 94 kg Calcio Ruolo Attaccante Squadra  Roma Carriera Giovanili 2004-2006 Lierse2006-2009 Anderlecht Squadre di club1 2009-2011 Anderlecht55 (29)[1]2011-2012 Chelsea8 (0)2012-2013→  West Bromwich35 (17)2013 Chelsea2 (0)2013-2017 Everton141 (68)2017-2019 Manchester Utd66 (28)2019-2021 Inter72 (47)2021-2022 Chelsea26 (8)2022-2023→  Inter2…

1989 single by Thompson TwinsSugar DaddySingle by Thompson Twinsfrom the album Big Trash B-sideMonkey ManReleased25 September 1989 (UK)[1]GenrePop rockLength3:30LabelWarner Bros.Songwriter(s) Tom Bailey Alannah Currie Producer(s) Tom Bailey Alannah Currie Thompson Twins singles chronology In the Name of Love '88 (1988) Sugar Daddy (1989) Bombers In The Sky (1989) Sugar Daddy is a song by British pop group Thompson Twins, which was released in 1989 as the lead single from their seventh st…

Poster propaganda Australia yang dirilis tahun 1942. Poster ini dikritik karena terlalu alarmis ketika dirilis dan dilarang beredar oleh pemerintah negara bagian Queensland. Pertempuran untuk Australia adalah peperangan yang terjadi pada tahun 1942-43 selama Perang Dunia II oleh pasukan Sekutu untuk melindungi Australia dari serangan langsung Kekaisaran Jepang. Usaha tersebut diantaranya dengan pertempuran di sekitar daratan Australia. Usaha Sekutu untuk menahan serangan Jepang dilakukan melalui…

Street in Soho, London Frith StreetFrith Street facing south early on a July morningTypeStreetAreaSohoLocationLondonCoordinates51°30′51″N 0°07′55″W / 51.51417°N 0.13194°W / 51.51417; -0.13194North endSoho SquareSouth endShaftesbury AvenueConstructionCompletion1670s Ronnie Scott's Jazz Club at 47 Frith Street. Frith Street is in the Soho area of London. To the north is Soho Square and to the south is Shaftesbury Avenue. The street crosses Old Compton …

College football game1983 Rose Bowl69th Rose Bowl Game Michigan Wolverines UCLA Bruins (8–3) (9–1–1) 14 24 Head coach: Bo Schembechler Head coach: Terry Donahue APCoaches 1917 APCoaches 55 1234 Total Michigan 0077 14 UCLA 7377 24 DateJanuary 1, 1983Season1982StadiumRose BowlLocationPasadena, CaliforniaMVPTom Ramsey (UCLA QB)Don Rogers (UCLA FS)FavoriteUCLA by 3½ points[1]National anthemMichigan Marching BandRefereeJohn Presley (Pac-10); split crew: Pac-10, Big …

  لمعانٍ أخرى، طالع الدولة الإسلامية (توضيح). تم استخدام مصطلح الدولة الإسلامية لوصف مختلف النظريات التاريخية ونظريات الحكم في العالم الإسلامي.[1] ويرتبط المفهوم في العصر الحديث بحركات بالإسلام السياسي (الإسلاموية).[1][1] تم توضيح مفهوم الدولة الإسلامية الحدي…

Kembali kehalaman sebelumnya